Kebutuhan Air Mineral Bagi Tubuh Kita
tubuh kita memerlukan asupan mineral
sebanyak 5 persen. Sepintas, 5 persen mungkin tidak ada artinya. Namun,
jika yang lima persen itu tidak terpenuhi, dampaknya bisa berbahaya.
Perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dr. Ulul Albab, SpOG menerangkan, Indonesia belum punya riset komperehensif yang memaparkan mineral jenis apa yang paling jarang dikonsumsi masyarakat. Namun, orang dengan kondisi tertentu membutuhkan mineral yang lebih spesifik. Ibu hamil, misalnya, amat membutuhkan mineral zat besi.
“Hemoglobin ibu hamil tergantung pada periode trimester yang sedang dijalani. Normalnya kadar hemoglobin manusia di atas 8 g/dl. Hemoglobin ibu hamil kerap di bawah 8 g/dl. Itu sebabnya di Indonesia, ibu hamil selalu diberi asupan zat besi dan asam folat. Mayoritas masyarakat Indonesia tidak mengalami kekurangan mineral,” Ulul menerangkan.
Bukan berarti mineral menjadi tidak penting. Ulul mengingatkan, mineral berfungsi sebagai kofaktor—senyawa yang penting untuk aktivitas enzim,sekaligus katalisator penyeimbang bagi tubuh manusia. Kekurangan mineral menyebabkan tubuh lebih rentan penyakit.
Ulul mengandaikan mineral tidak ubahnya garam. Tanpa garam
secukupnya, sayur hambar. Atau cabai. Tanpa cabai, tumis kurang nendang.
“Porsi mineral itu kecil-kecil cabai rawit. Salah satu cara memenuhi
kebutuhan mineral, minum air putih. Air komponen penting. Ironisnya,
masyarakat perkotaan justru kurang menyadari pentingnya air putih.
Mereka lebih suka minuman air berwarna,” Ulul menukas.
Ulul membeberkan sejumlah mineral yang terkandung dalam air putih dan manfaatnya.
1. KalsiumMenjaga kesehatan tulang dan gigi. Berperan penting dalam proses kontraksi, relaksasi otot, pembekuan darah, dan menunjang imunitas tubuh.
2. SodiumMenjaga keseimbangan cairan tubuh. Menopang transmisi saraf, kontraksi otot, absorpsi glukosa, dan menjadi alat angkut zat gizi melalui membran sel.
3. MagnesiumMembantu proses pencernaan protein. Memelihara kesehatan otot dan sistem jaringan penghubung. Membantu menghilangkan timbunan lemak di dinding dalam pembuluh darah. Sebagai zat pembentuk sel darah merah berupa zat pengikat oksigen dan hemoglobin.
4. KaliumMembantu pembentukan sel, pembentukan organ dalam tubuh dan jaringan.
5. BikarbonatMemelihara keseimbangan keasaman darah, menyokong proses pencernaan dalam perut.
Itulah manfaat mineral dalam tubuh kita. Di ujung percakapan, Uiul mengingatkan, “Orang yang kekurangan mineral, memiliki ciri-ciri khusus. Misalnya, orang yang kekurangan magnesium, mudah lelah. Namun, jangan dibalik bahwa orang yang gampang lelah berarti kekurangan magnesium. Itu salah. Faktanya, orang yang hemoglobinnya rendah juga mudah lelah. Karenanya, pemeriksaan medis secara berkala penting untuk memantau kondisi kesehatan Anda.”
Tetapi banyak orang-orang yang kurang memperhatikan kesehatan dirinya sendiri khususnya kebutuhan cairan dan itu lebih sering terjadi di kalangan anak kost mereka kurang peduli dengan kebutuhan air pada tubuhnya karna kesibukan kepadatan jadwal kuliahnya sehingga mereka sering lupa dengan kesehantannya.
Perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dr. Ulul Albab, SpOG menerangkan, Indonesia belum punya riset komperehensif yang memaparkan mineral jenis apa yang paling jarang dikonsumsi masyarakat. Namun, orang dengan kondisi tertentu membutuhkan mineral yang lebih spesifik. Ibu hamil, misalnya, amat membutuhkan mineral zat besi.
“Hemoglobin ibu hamil tergantung pada periode trimester yang sedang dijalani. Normalnya kadar hemoglobin manusia di atas 8 g/dl. Hemoglobin ibu hamil kerap di bawah 8 g/dl. Itu sebabnya di Indonesia, ibu hamil selalu diberi asupan zat besi dan asam folat. Mayoritas masyarakat Indonesia tidak mengalami kekurangan mineral,” Ulul menerangkan.
Bukan berarti mineral menjadi tidak penting. Ulul mengingatkan, mineral berfungsi sebagai kofaktor—senyawa yang penting untuk aktivitas enzim,sekaligus katalisator penyeimbang bagi tubuh manusia. Kekurangan mineral menyebabkan tubuh lebih rentan penyakit.
Ulul membeberkan sejumlah mineral yang terkandung dalam air putih dan manfaatnya.
1. KalsiumMenjaga kesehatan tulang dan gigi. Berperan penting dalam proses kontraksi, relaksasi otot, pembekuan darah, dan menunjang imunitas tubuh.
2. SodiumMenjaga keseimbangan cairan tubuh. Menopang transmisi saraf, kontraksi otot, absorpsi glukosa, dan menjadi alat angkut zat gizi melalui membran sel.
3. MagnesiumMembantu proses pencernaan protein. Memelihara kesehatan otot dan sistem jaringan penghubung. Membantu menghilangkan timbunan lemak di dinding dalam pembuluh darah. Sebagai zat pembentuk sel darah merah berupa zat pengikat oksigen dan hemoglobin.
4. KaliumMembantu pembentukan sel, pembentukan organ dalam tubuh dan jaringan.
5. BikarbonatMemelihara keseimbangan keasaman darah, menyokong proses pencernaan dalam perut.
Itulah manfaat mineral dalam tubuh kita. Di ujung percakapan, Uiul mengingatkan, “Orang yang kekurangan mineral, memiliki ciri-ciri khusus. Misalnya, orang yang kekurangan magnesium, mudah lelah. Namun, jangan dibalik bahwa orang yang gampang lelah berarti kekurangan magnesium. Itu salah. Faktanya, orang yang hemoglobinnya rendah juga mudah lelah. Karenanya, pemeriksaan medis secara berkala penting untuk memantau kondisi kesehatan Anda.”
Tetapi banyak orang-orang yang kurang memperhatikan kesehatan dirinya sendiri khususnya kebutuhan cairan dan itu lebih sering terjadi di kalangan anak kost mereka kurang peduli dengan kebutuhan air pada tubuhnya karna kesibukan kepadatan jadwal kuliahnya sehingga mereka sering lupa dengan kesehantannya.
Maka dari itu APLIKASI GOWATER ini sangat memudahkan bagi anak kost yang terkadang kurang memperhatikan kesehatan khususnya air mineral.
jadi aplikasi ini mempermudah anda yang tidak ingin repot dengan mengisi air di galon
dan aplikasi ini bisa menggunakan sistem pembayaran pulsa sehingga apabila anda sedang di luar anda bisa membayarnya lewat pulsa.